Jadi, Dia tahu yang terbaik untuk kita. Kita bisa mengetahui pikiran Allah Yehuwa dari Alkitab, karena Ia yang membimbing para penulisnya. Dalam Alkitab, kita membaca, ”Aku, Yehuwa, adalah Allahmu, Pribadi yang mengajarkan hal-hal yang bermanfaat bagimu, Pribadi yang membuat engkau melangkah di jalan yang harus kautempuh.” —Yesaya 48:17, 18. TUHAN MEMBERI YANG TERBAIK “Aku akan memuaskan jiwa para imam dengan kelimpahan, dan umatKu akan menjadi kenyang dengan kebajikanKu, demikianlah firman Tuhan.” (Yeremia 31:14) Perjalanan iman kita bersama Tuhan, selalu diwarnai oleh berbagai peristiwa dalam hidup kita. Suka - duka, sehat - sakit, untung - rugi, sukses - gagal, kecewa, marah Kisah Daniel mengajarkan kita bahwa kita bisa menjadi berani menghadapi kematian bukan karena Tuhan akan meyelamatkan kita. Di saat sedang terancam, Daniel bahkan tidak tahu Tuhan akan menutup mulut singa itu. Tetapi dia mau tetap setia. Baca Juga: 4 Tokoh Alkitab yang Paling Taat Sama Tuhan, Belajar dari Mereka Yuk! YEREMIA Yang airnya mengalir dalam tangis duka kami yang kehilangan. Tinggallah bersama Kristus dalam keabadian. 5. Kita punya rencana, Tuhan juga punya rencana, dan rencana Tuhanlah yang terbaik. Kami dari keluarga ….. mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Ibu…. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisiNya. 6. Tuhan tahu yang terbaik, hal itu berarti rumah kita di surga sudah siap. Tubuh fisik ini harus dibongkar agar dapat diganti tubuh kemuliaan. Memang ditinggal oleh orang yang kita cintai itu berat, tapi Tuhan tahu yang terbaik. Catatan pentingnya adalah, kehendak Tuhan mengiringi itikad dan usaha manusia. Dengan berdoa manusia akan dapat selalu mengingat dan menyemangati dirinya untuk mendapatkan yang diinginkannya. Berdoa sama sekali tidak berarti meragukan bahwa Tuhan maha tahu, tetapi justru memberikan kekuatan kepada diri sendiri untuk senantiasa berusaha dan “Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” Amsal 10 : 4 “Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.” Amsal 21 : 5 Keempat ; apa yang ditakdirkan jadi milikmu akan berada dalam genggamanmu. Tugas kita hanya menjalani takdir Allah dengan ikhlas. Jangan tanya kenapa karena Allah tahu yang terbaik untuk kita. Kalau sudah rezeki kita tak kan kemana karena Allah tidak akan salah dalam memberikan rezeki kepada siapapun yang dia inginkan. Badai, cahaya matahari, hujan, angin, atau apa pun, Tuhan tentu tahu yang terbaik bagi kebutuhan pohon itu." Yesus mengajar kita bagaimana seharusnya berdoa. Bukan bertele-tele dan menyangka banyaknya perkataan membuat dikabulkan, melainkan doa yang penuh penyerahan. 23. "Ya Tuhan, saya sudah mencoba yang terbaik, tapi jika hari ini saya kehilangan harapan, tolong beritahu saya bahwa rencana-Mu lebih baik dari mimpi saya." 24. "Ya Tuhan, beri saya kekuatan untuk menjalani hari-hariku dengan rahmat dan cinta di hati saya." - Jill Alman Bernstein. 25. kPkAx.